Arsip Blog

Jumat, 18 Oktober 2013

Artikel dengan bentuk ragam bahasa

CONTOH ARTIKEL DENGAN BAHASA ILMIAH

                                                       Urin

Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.

Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. 

Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos. Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat.
fungsi urin:
1.untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh.

2.petunjuk jika kita terkena dehidarasi

3.sebagai alat buat terapi urin
4.sebagai pencegah infeksi dan menyembuhkan sakit ginjal dan hati oleh suku aztec
5.sebagai penawar racun bagi suku Kroyak
6.sebagai pupuk
7.sebagai obat medis
8.sebagai pemutih pakaian bagi bangsa romawi

Contoh artikel dengan bahasa semi ilmiah

                                                Si Semut dan Si Kepompong

Dikisahkan ada sebuah hutan yang sangat lebat, tinggallah disana bermacam-macam hewan, mulai dari semut, gajah, harimau, badak, burung dan sebagainya. Pada suatu hari datanglah badai yang sangat dahsyat. Badai itu datang seketika sehingga membuat panik seluruh hewan penghuni hutan itu. Semua hewan panik dan berlari ketakutan menghindari badai yang datang tersebut.

Keesokan harinya, matahari muncul dengan sangat hangatnya dan kicauan burung terdengar dengan merdunya, namun apa yang terjadi? banyak pohon di hutan tersebut tumbang berserakan sehingga membuat hutan tersebut menjadi hutan yang berantakan.

Seekor Kepompong sedang menangis dan bersedih akan apa yang telah terjadi di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu..huu...betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada tempat satupun yang aman untuk berlindung..huhu.." sedih sang Kepompong meratapi keadaan.

Dari balik tanah, muncullah seekor semut yang dengan sombongnya berkata "Hai kepompong, lihatlah aku, aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada diatas tanah, lihat tubuhmu, kau hanya menempel di pohon yang tumbang dan tidak bisa berlindung dari badai" kata sang Semut dengan sombongnya.

Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan tersebut, sampai pada suatu hari si Semut berjalan diatas lumpur hidup. Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan diatas lumpur hidup yang bisa menelan dan menariknya kedalam lumpur tersebut.

"Tolong...tolong....aku terjebak di lumpur hidup..tolong", teriak si semut. Lalu terdengar suara dari atas, "Kayaknya kamu lagi sedang kesulitan ya, semut?" si Semut menengok ke atas mencari sumber suara tadi, ternyata suara tadi berasal dari seekor kupu-kupu yang sedang terbang diatas lumpur hidup tadi.

"Siapa kau?" tanya si Semut galau. "Aku adalah kepompong yang waktu itu kau hina" jawab si Kupu-kupu. Semut merasa malu sekali dan meminta bantuan si Kupu-kupu untuk menolong dia dari lumpur yang menghisapnya. "Tolong aku kupu-kupu, aku minta maaf waktu itu aku sangat sombong sekali bisa bertahan dari badai cuma hanya karena aku berlindung dibawah tanah". Si kupu-kupu akhirnya menolong si Semut dan semutpun selamat serta berjanji ia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di hutan tersebut.

Nah, hikmah yang bisa kita tarik dari dongeng diatas adalah, kita harus menyayangi dan menghormati semua makhluk ciptaan Tuhan. Intinya semua ciptaan Tuhan harus kita kasihi dan tidak boleh kita menghina makhluk yang lain. Oke sampai disini dulu dongeng anak indonesia, sampai berjumpa di dongeng anak indonesiaberikutnya. Salam :)

Contoh artikel dengan bahasa non ilmiah

                                Kenaikan Harga BPIH



    Assalamu'alaikum selamat pagi pemirsa, berjumpa kembali dengan kami dalam acara sekilas info.
      Pemirsa, sekarang saya sedang berada di depan kantor KBIH Nurul Huda Kota Bandung. Seperti yang anda lihat sekarang, orang orang yang ada dibelakang saya sedang mengantri untuk mendaftarkan dirinya sebagai calon jama'ah haji tahun 2012.
     Pemirsa, bulan lalu tepatnya pada tanggal 10 Juli, Kememterian Agama RI berhasil menyepakati mengenai kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dalam suatu rapat kerja bersama anggota DPR RI anggota komisi VIII.
     Dalam kesepakatan tersebut, BPIH mengalami kenaikan rata-rata sebesar 84 dolar AS, atau sekitar Rp.772.800 naik dari tahun lalu (dalam kurs 1 dolar AS sebesar Rp. 9200). Kenaikan tersebut didorong oleh kenaikan biaya penerbangan pesawat sebesar 184 dolar AS.
     Dengan kenaikan tersebut, emberkasi Jakarta yang merupakan tempat diberangkatkannya calon haji Jawa Barat, BPIH totalnya menjadi 3638 dolar AS.
     Pemirsa, sekian berita yang dapat kami kabarkan, semoga bermanfaat untuk anda.
     Wassalamu'alaikum wr. wb.


Referensi

kumpulanartikelilmiah.blogspot.com/2009/09/urin.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar